Abstract:
QUDSIYAH, Analisis Framing Pemberitaan Konflik Palestina-Israel dalam Seruan All Eyes on Rafah pada Media Kompas.com dan Detik.News” Skripsi Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.
Fenomena seruan All Eyes on Rafah menjadi sorotan dunia sebagai simbol solidaritas terhadap penderitaan rakyat Palestina di tengah agresi militer Israel di Rafah. Seruan ini tidak hanya menggema di media sosial, tetapi juga banyak diberitakan di media berita online, termasuk media Kompas.com dan Detik.News.
Penelitian ini merupakan kajian analisis framing dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan dipaparkan dengan metode deskriptif. Untuk memahami bagaimana media Kompas.com dan Detik.News membingkai peristiwa seruan All Eyes on Rafah peneliti menggunakan framing analisis berdasarkan model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang memiliki empat struktur analisis yaitu, sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Data penelitian diambil dari lima berita utama yang dipublikasikan oleh Kompas.com pada tanggal 29 Mei hingga 5 Juni 2024 dan dari media Detik.News pada tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 2024, yaitu saat seruan tersebut menjadi perhatian masyarakat dunia.
Hasil analisis pada pemberitaan konflik Palestina-Israel dalam seruan All Eyes on Rafah menunjukkan bahwa Kompas.com membangun frame dengan menekankan pada viralnya seruan All Eyes on Rafah sebagai simbol solidaritas global dalam mendukung tragedi kemanusiaan di Rafah. Sementara, Detik.News membangun frame simbol perlawanan publik terhadap penindasan dan memposisikan Israel sebagai pelaku genosida yang melanggar nilai kemanusiaan dan hukum internasional.