| dc.description.abstract |
Vitiani (12001264), Penerapan Reward Dan Punishment Oleh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Dalam Membentuk Kedisiplinan Peserta Didik Di Sd Negeri 50 Pontianak Barat Tahun 2025/2026. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025.
Permasalahan yang mendasari pentingnya pemberian reward dan punishment pada siswa adalah rendahnya motivasi belajar dimana banyak siswa belajar tanpa dorongan atau semangat hanya sebagai kewajiban sehingga hasil belajar para siswa kurang memuaskan serta kurangnya disiplin dan tanggung jawab di kelas dimana siswa memiliki kekurangan dalam kepatuhan terhadap aturan kelas seperti keterlambatan, tidak mengerjakan tugas, perilaku mengganggu, siswa sering tidak menyelesaikan tugas atau mengabaikan kewajibannya karena tidak ada mekanisme konsekuensi yang jelas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) Pelaksanaan reward dan punishment oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter disiplin peserta didik di kelas V SD Negeri 50 Pontianak Barat; (2) Kedisiplinan peserta didik kelas V di SD Negeri 50 Pontianak Barat; (3) Faktor penghambat pelaksanaan reward dan punishment dalam membentuk kedisiplinan bagi peserta didik kelas V SD Negeri 50 Pontianak Barat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, verifikasi atau penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik pemeriksaan dan keabsahan data menggunakan triangulasi, dan mengadakan member chek.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Pelaksanaan peserta didik di kelas V SD Negeri 50 Pontianak Barat dimana dalam pembentukan karakter disiplin tersebut, guru Pendidikan Agama Islam menerapkan sistem reward dan punishment dengan berbagai bentuk, seperti penghargaan verbal dan nonverbal, serta hukuman asosiatif, logis, dan normatif. (2) Kedisiplinan peserta didik kelas V di SD Negeri 50 Pontianak Barat mencakup disiplin waktu, tugas, tata tertib, belajar, dan ibadah yang bertujuan membentuk tanggung jawab, ketaatan, serta akhlak yang baik. (3) Pelaksanaan reward dan punishment ini dipengaruhi oleh faktor penghambat seperti faktor internal dan eksternal dimana faktor pendukungnya antara lain komitmen pribadi dan dukungan teman sebaya, sedangkan faktor penghambatnya meliputi kurangnya motivasi, rendahnya pemahaman, kondisi emosional, ketidakkonsistenan guru dalam penerapan, minimnya dukungan keluarga, pengaruh lingkungan pertemanan yang negatif, serta keterbatasan sarana dan prasarana. |
en_US |