PENGARUH INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER MULTIKULTURAL DENGAN MODEL VCT DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA KURIKULUM MERDEKA TERHADAP SIKAP TOLERANSI SISWA KELAS 5 SD NEGERI 03 PONTIANAK SELATAN

Show simple item record

dc.contributor.advisor Kurniawan, Syamsul
dc.contributor.advisor Susanto, Rizki
dc.contributor.advisor Mansur, Mansur
dc.contributor.advisor Sari, Nopita
dc.contributor.author Saputra, Aidil
dc.date.accessioned 2026-01-14T08:19:09Z
dc.date.available 2026-01-14T08:19:09Z
dc.date.issued 2025-12-22
dc.identifier.citation APA en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8171
dc.description.abstract AIDIL SAPUTRA, (12201012), Pengaruh Integrasi Pendidikan Karakter Multikultural dengan Model VCT dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Kurikulum Merdeka terhadap Sikap Toleransi Siswa Kelas 5 SD Negeri 03 Pontianak Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi keberagaman budaya, agama, dan sosial masyarakat Indonesia yang menuntut pendidikan untuk mampu menumbuhkan sikap toleransi siswa sejak dini. Pendidikan karakter multikultural dan pembelajaran PAI berperan penting dalam membentuk sikap saling menghargai, empati, dan penghormatan terhadap perbedaan. Namun, realitas di sekolah menunjukkan bahwa nilai-nilai toleransi belum terinternalisasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) sikap toleransi siswa kelas kontrol yang tidak mendapatkan integrasi pendidikan karakter multikultural; (2) sikap toleransi siswa kelas eksperimen setelah diterapkan integrasi pendidikan karakter multikultural dengan model VCT; (3) pelaksanaan pembelajaran PAI berbasis pendidikan karakter multikultural melalui model VCT; dan (4) pengaruh integrasi pendidikan karakter multikultural dengan model VCT terhadap sikap toleransi siswa kelas 5 SD Negeri 03 Pontianak Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ialah seluruh siswa kelas V SDN 03 Pontianak Selatan, sedangkan sampel berjumlah 60 siswa yang terdiri dari kelas VA sebagai kelas kontrol dan VB sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi angket, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri atas uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sikap toleransi siswa kelas kontrol meningkat dari rata-rata angket sikap toleransi sebelum pembelajaran 37 (61%) menjadi 44 (73%) pada angket setelah pembelajaran; (2) sikap toleransi kelas eksperimen meningkat signifikan dari rata-rata angket sikap toleransi sebelum pembelajaran 47 (77%) menjadi 55 (92%) pada angket setelah pembelajaran; (3) pelaksanaan pembelajaran berbasis integrasi pendidikan karakter multikultural dengan model VCT berada pada kategori Efektif dengan skor observasi 3,80; dan (4) hasil uji t menunjukkan nilai Sig. angket 0,022 (< 0,05) dan Sig. observasi 0,018 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari integrasi pendidikan karakter multikultural melalui model VCT terhadap sikap toleransi siswa. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN PONTIANAK en_US
dc.subject Pendidikan Karakter Multikultural en_US
dc.subject Model VCT en_US
dc.subject Sikap Toleransi en_US
dc.title PENGARUH INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER MULTIKULTURAL DENGAN MODEL VCT DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA KURIKULUM MERDEKA TERHADAP SIKAP TOLERANSI SISWA KELAS 5 SD NEGERI 03 PONTIANAK SELATAN en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account