HUBUNGAN ANTARA RELASI SOSIAL DENGAN KEPATUHAN SANTRI DI PESANTREN AL-MUKHLISHIN ANTIBAR MEMPAWAH TIMUR

Show simple item record

dc.contributor.advisor Nugraha, wira
dc.contributor.advisor Nurrahmi, Hesty
dc.contributor.advisor Handini, Agus
dc.contributor.advisor Amalia, Kiki
dc.contributor.author Ningrum, Pridiya Aulia
dc.date.accessioned 2026-01-13T03:31:33Z
dc.date.available 2026-01-13T03:31:33Z
dc.date.issued 2025-12-05
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8149
dc.description.abstract Pridiya Aulia Ningrum, 12114011. Hubungan Relasi Sosial Terhadap Kepatuhan Santri Di Pesantren Almukhlisin Antibar Mempawah Timur. Program Studi Psikologgi Islam Fakultas Ushulludin Dan Adab Institut Agama Islam Negri (IAIN) Pontianak 2025. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) seberapa besar tingkat kepatuhan santri di pesantren Al- Mukhlisin Mempawah. (2) seberapa besar tingkat relasi sosial pada kepatuhan santri di pesantren Al- Mukhlisin Mempawah. (3) Mengetahui hubungan antara relasi sosial dan kepatuhan santri di di pesantren Al- Mukhlisin Mempawah Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dengan jenis penelitian korelasi berdasarkan 3 aspek Kepatuhan yang dkemukakan oleh Blass (dalam kusumadewi, 2012) yaitu mempercayai (kepercayaan), Menerima (menerima), Melakukan(tindakan). Kemudian 4 aspek Relasi Sosial yang dikemukakan oleh maksum (2013) yaitu komunikasi, sikap, tingkah laku, Norma Sosial. Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah santri dari Pondok Pesantren Al-Mukhlishin Antibar Mempawah Timur yang berjumlah 74 santri. Metode pengumpulan data ini menggunakan skala realibilitas berdasarkan teori Kepatuhan Blass (dalam kusumadewi,2012) dengan ,2013) dengan nilai Cronbach Alpha 816. Hail penelitian ini menunjukkan yaitu (1) Homogenitas Kepatuhan: Seluruh responden (100% dari 74 orang) menunjukkan tingkat kepatuhan berada pada kategori "sedang". (2) Relasi yang Positif: Mayoritas santri (70% atau 52 dari 74 orang) memiliki tingkat relasi sosial dalam kategori "sedang" dan sebagian besar sisanya (29.7% atau 22 dari 74 orang) berada dalam kategori "tinggi". (3) Korelasi Positif dan Signifikan: Terdapat hubungan positif dan signifikan antara relasi sosial dan kepatuhan santri (koefisien korelasi Pearson r=0,494, dengan signifikansi p<0,01). Artinya, semakin baik relasi sosial seorang santri, semakin tinggi kecenderungan tingkat kepatuhannya. Kontribusi Relasi Sosial: Kualitas relasi sosial mampu menjelaskan 24,4% (koefisien determinasi, R2=0,244) dari variasi tingkat kepatuhan. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN PONTIANAK en_US
dc.subject Relasi sosial en_US
dc.subject kepatuhan en_US
dc.subject santri en_US
dc.title HUBUNGAN ANTARA RELASI SOSIAL DENGAN KEPATUHAN SANTRI DI PESANTREN AL-MUKHLISHIN ANTIBAR MEMPAWAH TIMUR en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account