| dc.description.abstract |
SELLA SELPIA (12001243), Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Tradisi Robo’-Robo’ sebagai Sarana Pembentukan Sikap Toleransi Antar Umat Beragama di Kecamatan Teluk Pakedai. Skripsi : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya nilai-nilai pendidikan agama Islam yang terkandung dalam tradisi Robo’-Robo’ sebagai salah satu warisan budaya masyarakat Melayu di Kecamatan Teluk Pakedai. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan dan budaya, tetapi juga sebagai sarana dalam membentuk sikap toleransi antar umat beragama. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mendeskripsikan bentuk dan pelaksanaan tradisi Robo’-Robo’ di Kecamatan Teluk Pakedai; 2) mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam tradisi Robo’-Robo’ yang berperan dalam pembentukan sikap toleransi antar umat beragama; dan 3) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat tradisi Robo’-Robo’ sebagai sarana pembentukan sikap toleransi antar umat beragama.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Lokasi penelitian terletak di Kecamatan Teluk Pakedai. Sumber data penelitian terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah setempat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi, member check, dan catatan lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk dan pelaksanaan tradisi Robo’-Robo’ di Kecamatan Teluk Pakedai meliputi: a) bentuk tradisi berupa upacara tolak bala, doa bersama, ungkapan rasa syukur, serta penguatan nilai kebersamaan dan silaturahmi; b) pelaksanaan tradisi dilakukan melalui masa persiapan dan masa pelaksanaan secara gotong royong oleh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama. 2) Nilai-nilai pendidikan agama Islam yang terdapat dalam tradisi Robo’-Robo’ seperti ukhuwah, ’adl, ihsan, syukur, tasamuh, dan rahmah memiliki peran penting dalam membentuk sikap toleransi antar umat beragama, tercermin melalui sikap saling menghargai, menjaga kerukunan, dan menciptakan interaksi sosial yang harmonis. 3) Faktor pendukung dan penghambat tradisi Robo’-Robo’ sebagai sarana pembentukan sikap toleransi antar umat beragama yaitu faktor pendukung tradisi Robo’-Robo’ meliputi identitas budaya, nilai religius, serta peran lembaga adat; sedangkan faktor penghambatnya meliputi modernisasi, minimnya keterlibatan generasi muda, perubahan sosial, dan kurangnya dukungan formal dari pemerintah maupun lembaga pendidikan. |
en_US |