Abstract:
Vina Muliyana (12003042). Peran Pendidikan Bisnis Terhadap Pendapatan
Usaha Pedagang Kecil di Dusun Tapang Muntik Desa Selalong Kabupaten
Sekadau, Skripsi Program Studi Ekonomi Syariah INSTITUT AGAMA
ISLAM NEGRI PONTIANAK 1446H/2024.Pendidikan Bisnis berperan besar
dalam pendapatan ekonomi masyarakat khususnya pada pelaku usaha kecil. Hal
yang sering kali di hadapi oleh pedagang kecil diantaranya pengelolaan usaha
yang kurang optimal, terjadi kebangkrutan, membuka sistem kasbon hingga
menggunakan barang dagangan untuk keperluan sendiri tanpa membelinya.
Penelitian ini bertujuan :1) Untuk mengetahui dampak pendidikan bisnis
terhadap pendapatan usaha pedagang kecil di Dusun Tapang Muntik Desa
Selalong Kabupaten Sekadau.2) Untuk mengetahui perbedaan pendapatan
pedagang kecil yang pernah dan tidak pernah belajar pendidikan bisnis di
Dusun Tapang Muntik Desa Selalong Kabupaten Sekadau. Dan 3) Untuk
mengetahui perbedaan pendapatan pedagang kecil yang pernah dan tidak
pernah belajar pendidikan bisnis di Dusun Tapang Muntik Desa Selalong
Kabupaten Sekadau.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan field research,
dengan menggunakan metode deskriptif, pendekatan kualitati. Sumber data yg
di gunakan yaitu data premier dan data sekunder. Alat pengumpulan data
melalui observasi,wawancara,dan dokumentas. Tehnik analisis data yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data,penyajian data dan
kesimpulan. Peneliti juga menggunakan tehnik keabsahan melalui triangulasi
dan member check.
Hasil penelitian yang di peroleh dari penelitian ini diantaranya: 1)
Keberadaan Usaha Kecil telah berperan dalam meningkatkan pendapatan
masyarakat, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan
penghasilan mereka. Pendapatan yang diperoleh dari Usaha Kecil di Dusun
Tapang Muntik Desa Selalong Kabupaten Sekadau bervariasi antara Rp70,000
hingga Rp700,000 perhari nya, tergantung pada apa yang mereka jual.
Beberapa faktor yang mempengaruhi pendapatan dari Usaha Kecil di Dusun
Tapang Muntik antara lain modal, akses jalan, pemasaran, persaingan,
lingkungan dan pendidikan. Usaha Kecil yang dijalankan oleh masyarakat
Dusun Tapang Muntik bervariasi ada yang menjual kebutuhan sehari-hari,
jajanan, bakso dan pakaian. 2) Orang dengan latar belakang bisnis cenderung
memiliki keunggulan dalam hal perencanaan, manajemen dan analisis. Namun
orang tanpa latar belakang bisnis juga tetap bisa sukses berwirausaha jika
memiliki semangat belajar, pengalaman lapangan, dan kemauan untuk terus
iv
v
berkembang. Teori dan praktik adalah hal yang paling ideal untuk dilakukan
oleh seorang pengusaha. Dari hasil wawancara yang dilakukan kepada 12
informan di Dusun Tapang Muntik dengan 4 informan berpendidikan terakhir
Sekolah Dasar memiliki pendapatan antara Rp50,000 hingga Rp600,000
dengan pengelolaan Usaha yang berbeda-beda, 4 informan berpendidikan
terakhir SMP dengan pendapatan berkisar Rp100.000 hingga Rp700.000
kedelapan pedagang tersebut melalui pendidikan bisnis informal atau
pengalaman, 1 informan berpendidikan bisnis nonformal yang memiliki warung
sembako dengan penghasilan kurang lebih Rp500.000 perhari , dan 3 informan
Sarjana atau pendidikan bisnis formal yang memiliki pendapatan sekitar
Rp700.000 ribu rupiah perharinya.3) Orang dengan latar belakang bisnis
cenderung memiliki keunggulan dalam hal perencanaan, manajerial dan
analisis. Namun tidak dapat dipungkiri juga orang tanpa latar belakang bisnis
juga tetap bisa sukses berwirausaha jika memiliki semangat belajar,
pengalaman lapangan dan kemauan untuk terus berkembang. Teori dan praktik
adalah hal yang paling ideal untuk dilakukan oleh seorang pengusaha. Dilihat
dari hasil pendapatan tersebut peran pendidikan bisnis formal dan non formal
berkorelasi positif terhadap peningkatan pendapatan, sebaliknya ketergantungan
pada pendidikan bisnis informal atau pengalaman tanpa adanya teori bisnis
yang memadai menyebabkan tingginya resiko ketidakpastian pendapatan.