Abstract:
Risky Baihadi, 12109022, Penggunaan Ayat-Ayat Al-Qur’an Sebagai
Pengobatan Aik Omas Di Dusun Mentebah Kiri Kecamatan Mentebah Kabupaten
Kapuas Hulu. Program Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Dan
Adab Institut Agama Islam Negeri Pontianak Tahun 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana proses pelaksanaan
pengobatan Aik Omas menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an, ayat apa saja yang
digunakan, dan bagaimana pandangan masyarakat secara sosial-kultural keagamaan
terhadap pengobatan Aik Omas Dusun Mentebah Kiri Kecamatan Mentebah
Kabupaten Kapuas Hulu, dengan menggunakan teori resepsi sosiokultural.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode
deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu merupakan pendekatan yang mengacu
pada prosedur yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata yang tertulis
ataupun secara lisan. Sedangkan sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber
data primer yaitu ustad Budiman (Terapis), Bapak Windi Suroto (pasien), Khairil
Asri (Bapak dari pasien Faeza El Fatih), Bu Evi (masyarakat), ustad Ahmad Dahlan
(masyarakat), Bapak AB. Simamora (masyarakat), sumber data sekunder, dan lokasi
penelitiannya di Dusun Mentebah Kiri Kecamatan Mentebah Kabupaten Kapuas
Hulu. Dalam teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya dilakukan analisis data yakni dengan
metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) Masyarakat Dusun Mentebah Kiri
mengobati penyakit dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an dengan bantuan
media biji sawit emas, dan air, 2) Ayat-ayat Al-Qur’an yang digunakan dalam
pelaksanaan pengobatan yaitu: QS. Al-Fȃtiḫah [1], QS. Al-Baqarah [2] 1-5, 102,
255, 285-286, QS. Așh-Șȃffȃt [37] 1-10, QS. Ar-Raḫmȃn [55] 35, QS. Al-Ikhlȃș
[112], QS. Al-Falaq [113], QS. QS An-Nas [114], 3) Pandangan masyarakat di Dusun
Mentebah Kiri mendapat respon baik, adanya pengobatan Aik Omas menggunakan
ayat-ayat Al-Qur’an yang dilakukan ustad Budiman sangat membantu masyarakat
yang kesusahan atas kesembuhan penyakit yang dideritanya dan minim
perekonomiannya karena pengobatan ini tidak memerlukan biaya, sedangkan
kemampuan berpikir masyarakat terhadap pengobatan menggunakan ayat-ayat Al-
Qur’an sangat meyakini bahwa apapun yang dibacakan dengan ayat Al-Qur’an
melalui perantara, pasti dapat mengobati dan menyembuhkan penyakit yang diderita.
Setelah melakukan pengobatan Aik Omas yang dilakukan ustad Budiman masyarakat
mendapat kesembuhan.