Abstract:
APRILIA SUHARYANTI. Pengaruh Tingkat Penerimaan Diri Dan Dukungan Suami Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Wanita Perimenopouse Di Posyandu Belibis Sejahtera Pontianak Kota. Fakultas Ushuluddin dan Adab Program Studi Psikologi Islam Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025.
Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan tingkat penerimaan diri pada wanita perimenopause; (2) mendeskripsikan tingkat dukungan suami pada wanita perimenopouse; (3) mendeskripsikan tingkat kecemasan pada wanita perimenopouse; (4) menjelaskan pengaruh parsial dari tingkat penerimaan diri terhadap tingkat kecemasan pada wanita perimenopouse. (5) menjelaskan pengaruh paarsial dari tingkat dukungan suami terhadap tingkat kecemasan pada wanita perimenopause. (6) menjelaskan pengaruh tingkat penerimaan diri dan dukungan suami secara bersama-sama (overall) terhadap tingkat kecemasan pada wanita perimenopause.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah seluruh wanita perimenopouse berusia 40–50 tahun yang menjadi anggota Posyandu Belibis Sejahtera sebanyak 63 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus, di mana seluruh populasi dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tiga skala psikologi, yaitu skala penerimaan diri (Supratiknya, 1995), skala dukungan suami (House dalam Takdare, 2009), dan skala kecemasan (Nevid, Rathus, & Greene dalam Hartinah, 2018). Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS versi 4.
Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa: (1) tingkat penerimaan diri wanita perimenopause berada pada kategori tinggi; (2) tingkat dukungan suami berada pada kategori tinggi; (3) tingkat kecemasan wanita perimenopause berada pada kategori rendah; (4) penerimaan diri berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat kecemasan (β = −0,402); (5) dukungan suami berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat kecemasan (β = −0,649); dan (6) penerimaan diri dan dukungan suami secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kecemasan dengan nilai R² = 0,517, yang menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 51,7% variasi tingkat kecemasan pada wanita perimenopause. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa semakin tinggi penerimaan diri dan dukungan suami, maka semakin rendah tingkat kecemasan yang dialami wanita perimenopouse.