Abstract:
DWI ANDRI RUSDI (12106009), Penerapan Konseling Kelompok dengan Penguatan Keterampilan Helphing Relationship Dalam Upaya Mengurangi Prokrastinasi Akademik Siswa di MAN 1 Pontianak: Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.
Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengukur besarnya tingkat prokrasinasi akademik siswa; 2) Mendeskripsikan penerapan keterampilan helphing relationship dalam upaya mengurangi prokrastinasi akademik siswa; 3) Memaparkan hasil dari penerapan keterampilan helphing relationship dalam layanan konseling kelompok terhadap penurunan prokrastinasi akademik siswa.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan bimbingan dan konseling (PTBK). Populasi terdiri atas 35 siswa yang diklasifikasikan menurut tingkat prokrastinasi akademik. Melalui purposive sampling, dipilih 10 orang siswa dengan prokrastinasi sedang hingga tinggi yang bersedia mengikuti konseling kelompok melalui keterampilan helphing relationship sebagai sampel penelitian sebanyak 2 siklus. Setiap siklus berisi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui angket skala prokrastinasi, observasi, dan studi dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Tingkat prokrastinasi akademik 10 siswa pada pra-tindakan berada pada kategori sedang hingga tinggi, dengan skor rata-rata 62,1. Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih sering menunda tugas, kurang mampu mengelola waktu, serta lebih memilih aktivitas yang menyenangkan daripada menyelesaikan kewajiban akademik.: 2) Pelakasanaan layanan konseling kelompok dengan keterampilan helphing relationship terlaksana dengan baik melalui empat pertemuan dengan suasana hangat empatik, dan terbuka. Sehingga, siswa lebih berani berbagi pengalaman, meningkatkan kesadaran diri, serta termotivasi mengurangi perilaku menunda tugas; 3) Penerapan keterampilan helphing relationship terbukti efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa. Hal ini terlihat dari perubahan skor rata-rata prokrastinasi tinggi dari 62,1 (pra-tindakan), menjadi sedang 78,3 (siklus I), dan rendah 95,9 (siklus II). Berdasarkan temuan ini, konseling kelompok dengan penguatan keterampilan helphing relationship dapat dijadikan alternatif dalam layanan bimbingan dan konseling untuk membantu siswa dalam mengurangi prokrastinasi akademik.