| dc.description.abstract |
ELLA SAPARINGGA (12101032), Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada
Mata Pelajaran PAI di SMA Negeri 1 Embaloh Hilir. Skripsi. Program Studi
Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama
Islam Negeri Pontianak (IAIN), 2025.
Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk
karakter peserta didik agar beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Namun dalam
praktiknya, proses pembelajaran PAI di sekolah masih menghadapi tantangan,
terutama dalam mengakomodasi keberagaman gaya belajar, minat, dan kemampuan
siswa. Sebagai solusi, Kurikulum Merdeka menawarkan pendekatan pembelajaran
berdiferensiasi yang menekankan pada fleksibilitas dan keberpihakan terhadap
kebutuhan individu peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran PAI di SMA Negeri 1
Embaloh Hilir. Fokus penelitian meliputi: (1) pengembangan materi ajar
berdiferensiasi, (2) strategi pembelajaran yang digunakan guru, dan (3) penggunaan
media pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif. Sumber data penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sumber
data skuncer, yaitu: 1) sumber data primer adalah Guru PAI dan peserta didik
berjumlah 3 orang siswa; 2) sumber data skunder adalah Modul Ajar/RPP dan
dokumentasi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data,
penarikan kesimpulan atau verifikasi dan triangulasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI telah menerapkan prinsip
diferensiasi dalam tiga komponen utama, yaitu konten, proses, dan produk. Guru
melakukan asesmen awal untuk mengetahui kesiapan belajar siswa, menggunakan
strategi variatif seperti diskusi, kerja kelompok, dan role playing, serta
memanfaatkan media visual, audio, dan kinestetik. Meskipun demikian, penerapan
masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan fasilitas dan waktu pembelajaran.
Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan
pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan sesuai dengan semangat Kurikulum
Merdeka. |
en_US |