| dc.description.abstract |
Khadisatul Resti. NIM 12109008. Kajian Tafsir Al-Qur’an Audiovisual Tentang Larangan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) pada Channel Youtube Tafaqquh Online Oleh Musthafa Umar. Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Fakultas Ushuluddin dan Adab. Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penafsiran Musthafa Umar tentang larangan LGBT serta corak dan metode tafsir audiovisualnya di Youtube. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan khazanah tafsir kontemporer dan perluasan wawasan dakwah modern melalui media digital. Secara praktis, hasil penelitian dapat dijadikan panduan oleh dai dan guru dalam mendakwahkan ajaran Islam serta membimbing masyarakat di era digital.
Penelitian ini menggunakan library research dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Data primer bersumber dari video kajian tafsir Musthafa Umar di channel Youtube Tafaqquh Online, sementara data sekunder diperoleh dari skripsi, jurnal, artikel, buku, dan literatur terkait lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian penafsiran Musthafa Umar terhadap QS. Hud ayat 81-83, LGBT dinyatakan haram secara mutlak dengan landasan kisah azab kaum Nabi Luth. Istilah LGBT dinilai sebagai generalisasi modern yang mengaburkan ketegasan hukum Al-Qur’an sebagaimana tercermin dalam kisah pembalikan negeri Sodom dan hujan batu bertanda. Penolakan terhadap pembenaran LGBT atas nama HAM didasarkan pada pertentangannya dengan fitrah manusia dan konsekuensi pelanggaran syariat, dimana kisah kaum Luth menjadi peringatan abadi tentang kedekatan azab Allah bagi para pelaku kezaliman sepanjang masa. Corak penafsirannya adalah tafsir bi al-ra’yi, corak al-adabī al-ijtimāʿī (sastra-sosial), corak at-tarbawī (pendidikan), corak lughawī (kebahasaan), dan corak al-wasaṭī (moderat). |
en_US |