TAFSIR AUDIOVISUAL TENTANG LESBIAN, GAY, BISEKSUAL, DAN TRANSGENDER (LGBT) PADA CHANNEL YOUTUBE TAFAQQUH ONLINE OLEH MUSTHAFA UMAR

Show simple item record

dc.contributor.advisor Jabbar, Luqman abdul
dc.contributor.advisor Husnaini, Ica Fauziah
dc.contributor.advisor Syarif, Syarif
dc.contributor.advisor Putra, Hepni
dc.contributor.author Resti, Khadisatul
dc.date.accessioned 2025-12-01T02:15:41Z
dc.date.available 2025-12-01T02:15:41Z
dc.date.issued 2025-10-30
dc.identifier.citation APA en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7899
dc.description.abstract Khadisatul Resti. NIM 12109008. Kajian Tafsir Al-Qur’an Audiovisual Tentang Larangan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) pada Channel Youtube Tafaqquh Online Oleh Musthafa Umar. Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Fakultas Ushuluddin dan Adab. Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penafsiran Musthafa Umar tentang larangan LGBT serta corak dan metode tafsir audiovisualnya di Youtube. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan khazanah tafsir kontemporer dan perluasan wawasan dakwah modern melalui media digital. Secara praktis, hasil penelitian dapat dijadikan panduan oleh dai dan guru dalam mendakwahkan ajaran Islam serta membimbing masyarakat di era digital. Penelitian ini menggunakan library research dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Data primer bersumber dari video kajian tafsir Musthafa Umar di channel Youtube Tafaqquh Online, sementara data sekunder diperoleh dari skripsi, jurnal, artikel, buku, dan literatur terkait lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian penafsiran Musthafa Umar terhadap QS. Hud ayat 81-83, LGBT dinyatakan haram secara mutlak dengan landasan kisah azab kaum Nabi Luth. Istilah LGBT dinilai sebagai generalisasi modern yang mengaburkan ketegasan hukum Al-Qur’an sebagaimana tercermin dalam kisah pembalikan negeri Sodom dan hujan batu bertanda. Penolakan terhadap pembenaran LGBT atas nama HAM didasarkan pada pertentangannya dengan fitrah manusia dan konsekuensi pelanggaran syariat, dimana kisah kaum Luth menjadi peringatan abadi tentang kedekatan azab Allah bagi para pelaku kezaliman sepanjang masa. Corak penafsirannya adalah tafsir bi al-ra’yi, corak al-adabī al-ijtimāʿī (sastra-sosial), corak at-tarbawī (pendidikan), corak lughawī (kebahasaan), dan corak al-wasaṭī (moderat). en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.subject Tafsir Audiovisual en_US
dc.subject Musthafa Umar en_US
dc.subject Larangan LGBT en_US
dc.subject Corak dan Metode en_US
dc.title TAFSIR AUDIOVISUAL TENTANG LESBIAN, GAY, BISEKSUAL, DAN TRANSGENDER (LGBT) PADA CHANNEL YOUTUBE TAFAQQUH ONLINE OLEH MUSTHAFA UMAR en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account