<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>TA-Ekonomi Syariah</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/31</link>
<description>01. EKS IAIN Pontianak</description>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 11:14:01 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-04T11:14:01Z</dc:date>
<item>
<title>Peran Lembaga Keuangan Syariah Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Dalam Mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Ketapang Kecamatan Sungai Laur</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7879</link>
<description>Peran Lembaga Keuangan Syariah Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Dalam Mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Ketapang Kecamatan Sungai Laur
Anwar, Nabila
Nabila Anwar, “Peran Lembaga Keuangan Syariah Baitul Maal Wa Tamwil &#13;
(BMT) Dalam Mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten &#13;
Ketapang Kecamatan Sungai Laur.” Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas &#13;
Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1. Peran pendampingan dan &#13;
pembinaan yang dilakukan oleh BMT dalam meningkatkan kapasitas pelaku &#13;
UMKM. 2. Kendala yang dihadapi BMT dalam menyalurkan pembiayaan untuk &#13;
mengembangkan UMKM. 3. Upaya yang dilakukan BMT untuk mengatasi &#13;
kendala dalam penyaluran pembiayaan pelaku UMKM. Metode yang digunakan &#13;
dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan Sumber data &#13;
primer dan sekunder. Infroman dalam penelitian ini terdiri dari Kepala BMT, &#13;
Staff AOAP, dan Anggota/Nasabah BMT. Teknik pengumpulan data melalui &#13;
wawancara secara langsung, observasi, dan dokumentasi. &#13;
Hasil penelitian yang diperoleh bahwa: 1. Peran pendampingan dan &#13;
pembinaan yang dilakukan oleh BMT dalam meningkatkan kapasitas pelaku &#13;
UMKM ialah menyelenggarakan pelatihan manajemen usaha, pendampingan &#13;
keuangan, serta edukasi mengenai prinsip-prinsip ekonomi Islam. Pendekatan &#13;
dilakukan secara personal melalui kunjungan langsung sehingga mampu &#13;
meningkatkan kapasitas usaha serta kedisiplinan dalam pengelolaan keuangan &#13;
pelaku UMKM. 2. Kendala yang dihadapi BMT dalam menyalurkan pembiayaan &#13;
untuk mengembangkan UMKM antara lain, rendahnya literasi keuangan dan &#13;
pemahaman terhadap skema pembiayaan syariah di kalangan pelaku UMKM, &#13;
keterbatasan administrasi usaha, serta keterbatasan sumber daya manusia dan &#13;
dana dari pihak BMT sendiri. Selain itu, sebagian pelaku usaha masih &#13;
menganggap pembiayaan sebagai bantuan sosial, bukan sebagai kewajiban yang &#13;
harus dikembalikan. 3. Upaya yang dilakukan BMT untuk mengatasi kendala &#13;
dalam penyaluran pembiayaan pelaku UMKM di kecamatan Sungai Laur adalah &#13;
menerapkan sejumlah strategi, antara lain penyederhanaan prosedur administrasi, &#13;
penguatan edukasi syariah, pelatihan kewirausahaan, serta digitalisasi sistem &#13;
pencatatan pembiayaan. BMT juga mengedepankan pendekatan humanis dan &#13;
berbasis nilai ta’awun dalam mendampingi pelaku usaha agar pembiayaan yang &#13;
diberikan dapat dimanfaatkan secara produktif dan bertanggung jawab.
</description>
<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7879</guid>
<dc:date>2025-11-17T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Peran Kepala Daerah Kalimantan Barat Dalam Mengembangkan Wisata Halal Masjid Raya Mujahidin Pontianak</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7876</link>
<description>Peran Kepala Daerah Kalimantan Barat Dalam Mengembangkan Wisata Halal Masjid Raya Mujahidin Pontianak
Septiani, Ria
Ria Septiani, Nomor Induk Mahasiswa 12103030. Peran Kepala Daerah &#13;
Kalimantan Barat dalam Pengembangan Wisata Halal masjid Raya Mujahidin &#13;
Pontianaki: Fakultasi Ekonomi  dan Bisnis Islami Negeri (IAINi) Pontianaki &#13;
2025. &#13;
Fenomena berkembangnya wisata halal secara global menunjukkan &#13;
meningkatnya kebutuhan wisatawan muslim terhadap destinasi yang sesuai &#13;
dengan prinsip syariah. Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim &#13;
terbesar di dunia memiliki potensi besar dalam mengembangkan sektor ini secara &#13;
berkelanjutan. Di Kalimantan Barat, Masjid Raya Mujahidin Pontianak menjadi &#13;
ikon penting yang berpotensi sebagai pusat wisata halal karena memiliki nilai &#13;
religius, arsitektural, dan sosial budaya yang tinggi. Namun, pengembangan &#13;
wisata halal di kawasan tersebut belum terstruktur secara optimal dan belum &#13;
sepenuhnya terintegrasi dalam kebijakan pembangunan daerah. Oleh karena itu, &#13;
peran kepala daerah menjadi krusial dalam menginisiasi, mengarahkan, serta &#13;
memfasilitasi kebijakan yang mendukung sinergi antar pemangku kepentingan. &#13;
Penelitian ini penting dilakukan untuk mengkaji sejauh mana peran kepala &#13;
daerah Kalimantan Barat dalam mengembangkan wisata halal di kawasan Masjid &#13;
Raya Mujahidin Pontianak, sebagai upaya mewujudkan destinasi wisata yang &#13;
berdaya saing, berkelanjutan, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana &#13;
peran kepala daerah Kalimantan Barat dalam pengembangan wisata halal, &#13;
khususnya di kawasan Masjid Raya Mujahidin Pontianak. Masjid ini memiliki &#13;
potensi besar sebagai destinasi wisata halal karena letaknya yang strategis, &#13;
arsitektur megah, serta fungsinya yang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi &#13;
juga sebagai pusat kegiatan sosial dan budaya.  &#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode field &#13;
research. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak &#13;
pemerintah daerah, pengelola masjid, pelaku UMKM sekitar, dan pengunjung &#13;
tetap masjid.  &#13;
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala daerah &#13;
sebagai motivator, fasilitator, dan dinamisator dalam pengembangan wisata halal &#13;
masih belum maksimal. Pemerintah daerah belum menunjukkan inisiatif yang &#13;
konsisten dan terstruktur dalam mendorong Masjid Mujahidin sebagai destinasi &#13;
wisata halal. Upaya yang dilakukan masih bersifat parsial dan tidak terintegrasi, &#13;
sementara sinergi antara pemerintah, pengelola masjid, dan pelaku usaha lokal &#13;
belum terjalin secara optimal. Meskipun demikian, potensi Masjid Mujahidin &#13;
tetap terbuka lebar dengan dukungan branding “Kalbar Rimba dan Budaya” dan &#13;
meningkatnya tren wisata halal secara global.
</description>
<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7876</guid>
<dc:date>2025-11-13T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Nilai-Nilai Ekonomi Dalam Tradisi Tepung Tawar Masyarakat Desa Salatiga Kabupaten Sambas</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7821</link>
<description>Nilai-Nilai Ekonomi Dalam Tradisi Tepung Tawar Masyarakat Desa Salatiga Kabupaten Sambas
Syaifullah, Andy Muhammad
Andy Muhamad Syaifullah (11903053), Nilai-Nilai Ekonomi dalam Tradisi Tepung Tawar Masyarakat Desa Salatiga Kabupaten Sambas: Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.&#13;
Tradisi Tepung Tawar memiliki makna mendalam dalam budaya Melayu Kabupaten Sambas, dengan peran penting dalam memperkuat kebersamaan dan nilai sosial dalam masyarakat. Dari perspektif ekonomi Islam, tradisi ini mencerminkan prinsip kepemilikan, keadilan, keseimbangan, kebebasan, dan kebersamaan, yang sejalan dengan nilai-nilai Islam dalam mengelola sumber daya secara bijak dan adil. Sementara itu, dari perspektif ekonomi konvensional, tradisi ini memiliki dampak positif terhadap konsumsi dan distribusi, meskipun belum sepenuhnya berkontribusi terhadap produktivitas dan penciptaan lapangan kerja.&#13;
Tujuan dari penelitian ini 1) Untuk mengetahui nilai-nilai ekonomi yang terdapat dalam tradisi tepung tawar di desa Salatiga kecamatan Salatiga kabupaten Sambas. 2) Untuk mengetahui nilai-nilai ekonomi dalam perspektif islam yang ada dalam tradisi tepung tawar di desa Salatiga kecamatan Salatiga kabupaten Sambas.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nilai-nilai ekonomi dalam tradisi tersebut, baik dari perspektif ekonomi Islam maupun ekonomi konvensional.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Tepung Tawar mengandung nilai-nilai ekonomi Islam seperti kepemilikan yang bersumber dari Allah, keadilan dalam pembagian peran, keseimbangan antara aspek duniawi dan ukhrawi, kebebasan dalam memberi bantuan, serta kebersamaan melalui praktik gotong royong. Nilai-nilai ini tercermin dari peran aktif masyarakat dalam membantu pelaksanaan tradisi, baik dalam bentuk tenaga, bahan makanan, maupun sumbangan barang. Selain itu, tradisi ini juga menunjukkan nilai ekonomi konvensional seperti konsumsi, distribusi, dan partisipasi ekonomi lokal yang mendukung perputaran ekonomi masyarakat. Dengan demikian, tradisi Tepung Tawar tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi masyarakat secara sosial, spiritual, dan material.
</description>
<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7821</guid>
<dc:date>2025-10-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>INOVASI BISNIS DAN STRATEGI DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK COFFE SHOP TERHADAP PELANGGAN MILENIAL DAN GEN Z</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7693</link>
<description>INOVASI BISNIS DAN STRATEGI DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK COFFE SHOP TERHADAP PELANGGAN MILENIAL DAN GEN Z
Maulana, Fikri
Fikri Maulana (12003060), “Inovasi Bisnis dan Strategi Digital&#13;
Marketing Dalam Meningkatkan Daya Tarik Coffee shop Terhadap Pelanggan&#13;
Milenial dan Gen Z”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi&#13;
Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.&#13;
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mejelaskan: 1).&#13;
Langkah apa yang diambil pemilik coffeeshop dalam menarik minat generasi&#13;
milenial dan generasi Z untuk tertarik menjadi pelanggan. 2). Peran teknologi&#13;
digital dalam strategi pemaaran coffeeshop dalam menngkatkan efisiensi biaya&#13;
pemasaran. 3). Kontribusi strategi pemasaran digital terhadap peningkatan&#13;
pendapatan dan profitabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah&#13;
metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah&#13;
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yakni reduksi data,&#13;
penyajian data dan kesimpulan/verifikasi. Teknik keabsahan data menggunakan&#13;
triangulasi.&#13;
Hasil penelitian yaitu: 1). Langkah-langkah yang dilakukan oleh pemilik&#13;
coffee shop dalam menarik minat generasi milenial dan Gen Z adalah dengan&#13;
menciptakan suasana tempat yang nyaman dan estetik, menyediakan fasilitas&#13;
pendukung seperti Wi-Fi, colokan listrik, hingga layanan tambahan seperti mesin&#13;
cuci dan printer. Strategi ini diarahkan untuk menciptakan pengalaman nongkrong&#13;
yang unik dan relevan dengan gaya hidup generasi muda. 2). Peran teknologi&#13;
digital dalam strategi pemasaran coffee shop sangat signifikan dalam&#13;
meningkatkan efisiensi biaya pemasaran. Coffee shop memanfaatkan platform&#13;
digital seperti Instagram, TikTok, dan YouTube untuk menjangkau audiens secara&#13;
luas, mengurangi kebutuhan akan promosi konvensional seperti brosur dan iklan&#13;
cetak. 3). Strategi pemasaran digital terbukti berkontribusi pada peningkatan&#13;
pendapatan dan profitabilitas. Hal ini terlihat dari kenaikan jumlah pengunjung&#13;
dan penjualan, terutama saat kampanye promosi atau peluncuran menu baru.&#13;
Inovasi menu dan layanan juga turut meningkatkan loyalitas pelanggan serta&#13;
memperluas jangkauan pasar.&#13;
Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Inovasi Bisnis, Digital Marketing
</description>
<pubDate>Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7693</guid>
<dc:date>2025-07-15T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
