<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>TA-Pendidikan Islam Anak Usia Dini</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/17</link>
<description>Islamic Early Childhood Education Thesis</description>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 11:14:01 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-04T11:14:01Z</dc:date>
<item>
<title>PENGINTEGRASIAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING PADA ANAK USIA DINI OLEH GURU DI TK IT AL-MUMTAZ PONTIANAK</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7893</link>
<description>PENGINTEGRASIAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING PADA ANAK USIA DINI OLEH GURU DI TK IT AL-MUMTAZ PONTIANAK
Rahayu, Nanda Sri
NANDA SRI RAHAYU, Pengintegrasian Layanan Bimbingan Konseling &#13;
pada Anak Usia Dini oleh Guru di TK IT Al-Mumtaz Pontianak. Program &#13;
Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Fakultas Tarbiyah dan &#13;
Ilmu Keguruan (FTIK). Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, &#13;
2025. &#13;
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya pemahaman dan praktik &#13;
bimbingan konseling yang terintegrasi pada pendidikan anak usia dini, &#13;
khususnya di Taman Kanak-kanak. Tujuan penelitian ini adalah untuk &#13;
mendeskripsikan tentang bagaimana. 1) Guru mengintegrasikan layanan dasar &#13;
bimbingan konseling di TK IT Al-Mumtaz Pontianak. 2) Guru mengintegrasikan &#13;
layanan responsif bimbingan konseling di TK IT Al-Mumtaz Pontianak. 3) Guru &#13;
mengintegrasikan layanan peminatan dan perencanaan individual bimbingan &#13;
konseling di TK IT Al-Mumtaz Pontianak. 4) Guru mengintegrasikan layanan &#13;
dukungan sistem bimbingan konseling di TK IT Al-Mumtaz Pontianak. &#13;
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan &#13;
pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan &#13;
dokumentasi dengan alat pengumpulan data berupa pedoman wawancara dan &#13;
lembar observasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif untuk &#13;
memperoleh gambaran mendalam mengenai praktik bimbingan konseling di &#13;
sekolah. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan, di TK IT Al-Mumtaz Pontianak guru telah &#13;
mengintegrasikan layanan bimbingan konseling. 1) Layanan dasar dilakukan &#13;
melalui pembiasaan nilai moral, pembentukan empati, komunikasi terbuka serta &#13;
penanaman tanggung jawab. 2) Layanan responsif dilaksanakan dengan &#13;
memberikan pendampingan terhadap permasalahan emosional, perilaku, dan &#13;
hambatan belajar anak secara tepat. 3) Layanan peminatan dan perencanaan &#13;
individual dilakukan dengan menggali minat bakat anak, memberikan kebebasan &#13;
dalam memilih aktivitas, menjalin kerja sama dengan orang tua serta penyediaan &#13;
kegiatan ekstrakurikuler. 4) Layanan dukungan sistem tampak dari kerja sama &#13;
sekolah dengan orang tua, kolaborasi dengan para ahli, pemanfaatan lingkungan &#13;
sekolah, serta pemberian pelatihan dan pengarahan bagi orang tua.
</description>
<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7893</guid>
<dc:date>2025-10-14T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU AL-KARIMA KUBU RAYA TAHUN AJARAN 2024/2025</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7880</link>
<description>PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU AL-KARIMA KUBU RAYA TAHUN AJARAN 2024/2025
Nadila, Nadila
NADILA, Pengaruh Penggunaan Media Kartu Bergambar Terhadap Aktivitas Belajar Anak Usia 5-6 Tahun Di Taman kanak-kanak islam terpadu al-karima tahun ajaran 2024/2025: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak 2024.&#13;
​Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Untuk Mengetahui Aktivitas Belajar Anak Sebelum Menggunakan Media Kartu Bergambar, 2) Untuk Mengetahui Aktivitas belajar Anak Sesudah Menggunakan Media Kartu Bergambar, 3) Untuk Mengetahui Pengaruh Aktivitas Setelah Menggunakan Media Kartu Bergambar.&#13;
​Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan desain control group kontrol dan eksperimen, populasi penelitian ini seluruh siswa kelompok B1 dan B2 di Taman kanak-kanak islam terpadu AL-Karima kubu raya tahun ajaran 2024/2025 usia 5-6 tahun yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan samplinh B1 yang berjumlah 16 siswa untuk kelas kontrol dan kelompok B2 berjumlah 16 siswa untuk kelas eksperimen. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan observasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan lembar observasi, dan dokumen-dokumen pendukung.&#13;
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Aktivitas Belajar Anak Sebelum Menggunakan media kartu bergambar di kelas kontrol anak-anak dalam proses pembelajaran tidak menggunakan media kartu bergambar sehingga dalam proses pembelajaran aktivitas belajarnya hanya 68.42%. 2) Aktivitas Belajar Sesudah Menggunakan Media Kartu Bergambar di kelas eksperimen menggunakan media kartu bergambar dalam proses aktivitas belajar shingga proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan dan mengalami peningkatan 100% aktivitas belajarnya. 3) Pengaruh Aktivitas Belajar Setelah Menggunakan Media Kartu Bergambar terdapat signifikan yaitu sebesar 100% dimana anak-anak antusias aktif dalam proses pembelajaran.
</description>
<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7880</guid>
<dc:date>2025-10-02T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK SIRAJUDDIN PONTIANAK</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7872</link>
<description>PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK SIRAJUDDIN PONTIANAK
Oktaviani, Nadia
Nadia Oktaviani. 12011030. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 Tahun di TK Sirajuddin Pontianak. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.&#13;
Salah satu aspek yang sangat penting di kembangkan pada tahapan anak usia dini yaitu aspek sosial emosional. Dengan kemampuan sosial emosional anak dapat membangun hubungan positif dengan orang lain, beradaptasi dengan lingkungan, dan kemampuan mengontrol emosi dengan baik. Keberhasilan anak dalam mencapai kemampuan sosial emosional sangat membutuhkan peran lingkungan keluarga khususnya orang tua. Pola asuh orang tua yang diterapkan sangat penting dan berpengaruh terhadap perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Mengetahui Pola Asuh Orang Tua Pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Sirajuddin Pontianak. 2) Mengetahui Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 Tahun di TK Sirajuddin Pontianak. 3) Mengetahui tingkat keterpengaruhan pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun di TK Sirajuddin Pontianak.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, Jenis penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Ex-Post Facto. Populasi adalah orang tua didik kelompok B2 TK Sirajuddin Pontianak. Sedangkan sampel yang digunakan Purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket, sehingga diperoleh data yang dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Di TK Sirajuddin Kota Pontianak, pola pengasuhan yang diterapkan oleh para orang tua terhadap anak usia 4-5 tahun cenderung pada pendekatan demokratis dengan diperoleh hasil tertinggi yaitu rata-rata 96,9 presentasi 36%. 2) Adanya pengaruh signifikan dari cara orang tua mendidik terhadap pertumbuhan aspek sosial emosional anak usia 4-5 tahun. Dalam hal ini, perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun dapat digambarkan dari jumlah responden sebanyak 32 orang, ada 3 anak mengalami perkembangan sosial emosional pada kategori rendah dengan presentase 9%, sedangkan untuk kategori sedang terdapat 21 dengan presentase 66% dan kategori tinggi pada 8 anak dengan presentase 25%. Data ini merupakan gambaran perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun yang dapat disimpulkan oleh peneliti sebagai kategori sedang. 3) Terdapat pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun. Hal ini dibuktikan dengan perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun sebesar 5,895 dengan nilai sig sebesar 0,021. Dibandingkan dengan taraf signifikannya 0,05 (5%). Nilai sig ini lebih kecil dari 0,05 (5%), ini artinya Ho ditolak dan Ha diterima.
</description>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7872</guid>
<dc:date>2025-06-26T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE): MEDIA PEMBELAJARAN PADA PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7865</link>
<description>ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE): MEDIA PEMBELAJARAN PADA PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI
Wahyuni, Sri
Sri Wahyuni. 11814013. Alat Permainan Edukatif (APE) Sebagai Media Pembelajaran PIAUD. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Institut Agama Islam Negeri Pontianak. 2025. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) alat permainan edukatif (APE) sebagai media pembelajaran, (2) Peran guru dalam menyesuaikan dan mengembangkan ape sebagai media pembelajaran, serta (3) Potensi dari alat permainan edukatif (APE) sebagai media pembelajaran tentang nilai-nilai keislaman pada Pendidikan Islam Anak Usia Dini.&#13;
Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan Narrative Literature Reviews, data dikumpulkan dari database akademik seperti semantic scholar, google scholar, research gate elsevier dan SINTA. Proses analisa dari penelitian ini dimulai dari (1) Penelurusan artikel terkait topik, (2) Menyusun berbagai literatur ilmiah seperti buku, jurnal, dan dokumen resmi yang relevan, (3) Meringkas informasi yang dibutuhkan, (4) Mengklasifikasikan informasi yang diperoleh, (5) Menyusun narasi deskriptif tentang topik yang dibahas.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) APE memiliki kontribusi penting dalam merangsang aspek perkembangan anak, baik kognitif, motorik, bahasa, sosial-emosional, maupun nilai-nilai karakter. APE juga berfungsi sebagai media konkret yang sesuai dengan tahap perkembangan berpikir anak usia dini. (2) Guru berperan memastikan bahwa penggunaan APE selaras dengan nilai-nilai Islam, sehingga setiap aktivitas bermain tidak hanya menyenangkan tetapi juga bernilai ibadah dan berorientasi pada pembentukan akhlak mulia, jadi peran guru disini sebagai edukator, motivator dan fasilitator. (3) Potensi utama APE terletak pada kemampuannya mengintegrasikan unsur bermain dengan pendidikan spiritual, sehingga proses pembelajaran nilai-nilai Islam tidak terasa memaksa tetapi justru membekas dalam pengalaman anak. adapun potensi tersebut dapat meliputi tumbuh kembang anak yaitu: Intelektual, Fisik Motorik, sosial-emosional, dan kreatif inovatif. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena tidak melibatkan data lapangan dan hanya bergantung pada literatur yang tersedia. Diharapkan penelitian lebih lanjut dapat dilakukan secara empiris untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif.
</description>
<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7865</guid>
<dc:date>2025-07-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
