<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2094">
<title>Vol 10, No 1 (2016)</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2094</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2095"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-04T11:18:36Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2095">
<title>MENGGALI AKAR-AKAR MATERIAL (Maaddah) DAKWAH LINGKUNGAN</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2095</link>
<description>MENGGALI AKAR-AKAR MATERIAL (Maaddah) DAKWAH LINGKUNGAN
Parwanto, Wendi; Rosdiawan, Ridwan
Sebagai agama yang universal/kaaffah, Islam mempunyai konsep yang sangat ideal tentang hubungan manusia dan lingkungan alam sekitar. Manusia dan Alam adalah makhluk integral yang saling bergantung dalam pola kesinambungan, sehingga keberlangsungan hidup manusia sangat tergantung pada bagaimana manusia memperlakukan lingkungannya. Kesadaran ini yang tampaknya kurang dimiliki oleh masyarakat Muslim sehingga dibutuhkan pendekatan dakwah dalam menggugahnya. Formulasi material (maaddah) dakwah yang berkesadaran lingkungan sangatlah dibutuhkan eksistensinya.
DOI: https://doi.org/10.24260/al-hikmah.v10i1.546&#13;
&#13;
DOI (PDF): https://doi.org/10.24260/al-hikmah.v10i1.546.g335
</description>
<dc:date>2016-01-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
