<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>TA-Magister Pendidikan Agama Islam</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/27" rel="alternate"/>
<subtitle>M-MPAI</subtitle>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/27</id>
<updated>2026-05-21T02:41:51Z</updated>
<dc:date>2026-05-21T02:41:51Z</dc:date>
<entry>
<title>Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam  Dalam Tradisi Yasinan Dan Shalawatan  Oleh Masyarakat Madura Nu Lulusan  Pesantren Di Desa Sungai Malaya,  Kabupaten Kubu Raya</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8659" rel="alternate"/>
<author>
<name>ARIFIN, SYAMSUL</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8659</id>
<updated>2026-04-27T04:44:20Z</updated>
<published>2025-09-03T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam  Dalam Tradisi Yasinan Dan Shalawatan  Oleh Masyarakat Madura Nu Lulusan  Pesantren Di Desa Sungai Malaya,  Kabupaten Kubu Raya
ARIFIN, SYAMSUL
Syamsul Arifin, NIM 2214100680. “Internalisasi Nilai-Nilai &#13;
Pendidikan Islam Dalam Tradisi Yasinan Dan Shalawatan Oleh Masyarakat &#13;
Madura Nu Lulusan Pesantren Di Desa Sungai Malaya, Kabupaten Kubu &#13;
Raya”. &#13;
Penelitian ini bertujuan mengungkap mekanisme internalisasi nilai&#13;
nilai pendidikan Islam melalui tradisi Yasinan dan Shalawatan pada komunitas &#13;
Madura NU lulusan pesantren di Desa Sungai Malaya, Kabupaten Kubu Raya. &#13;
Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ritus keagamaan, tetapi juga sebagai &#13;
pranata sosial dan sarana pembelajaran nilai yang berlangsung lintas generasi. &#13;
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus &#13;
melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa Yasinan dan Shalawatan dilaksanakan secara &#13;
rutin setiap malam Jumat dan pada momen penting seperti haul, peringatan &#13;
hari besar Islam, atau syukuran keluarga. Tradisi ini memuat empat pokok &#13;
nilai: penguatan akidah, pembiasaan ibadah, pembentukan akhlak, dan &#13;
penguatan solidaritas sosial. Proses internalisasi nilai terjadi melalui tiga &#13;
tahap: transformasi nilai (pemberian pengetahuan dan makna), transaksi nilai &#13;
(partisipasi kolektif dan pembiasaan ibadah), serta transinternalisasi nilai &#13;
(terbentuknya kesadaran batin yang mewujud dalam perilaku religius, &#13;
disiplin, dan gotong royong). Temuan ini menegaskan bahwa tradisi Yasinan &#13;
dan Shalawatan berperan strategis sebagai media pendidikan nonformal, &#13;
menjaga identitas keagamaan, serta memperkuat kohesi sosial masyarakat di &#13;
tengah arus modernisasi dan heterogenitas perantauan.
</summary>
<dc:date>2025-09-03T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGEMBANGAN MODUL BAHAN AJAR PENDAMPING KITAB MABADI’ FIQHIYYAH JUZ SATU UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PRAKTEK SHALAT SANTRI MADRASAH DINIYAH IBTIDA’IYAH MARHALAH SATU DI PESANTRENWALISONGOPONTIANAK</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8565" rel="alternate"/>
<author>
<name>Syaifullah, Ahmad</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8565</id>
<updated>2026-04-27T04:44:19Z</updated>
<published>2026-03-02T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGEMBANGAN MODUL BAHAN AJAR PENDAMPING KITAB MABADI’ FIQHIYYAH JUZ SATU UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PRAKTEK SHALAT SANTRI MADRASAH DINIYAH IBTIDA’IYAH MARHALAH SATU DI PESANTRENWALISONGOPONTIANAK
Syaifullah, Ahmad
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman dan&#13;
keterampilan praktik shalat santri Madrasah Diniyah Ibtida’iyah Marhalah&#13;
Satu di Pondok Pesantren Wali Songo Pontianak, khususnya bagi santri&#13;
yang tidak memiliki latar belakang pendidikan agama formal.&#13;
Pembelajaran Kitab Mabadi’ Fiqhiyyah Juz Satu yang selama ini&#13;
digunakan masih bersifat konvensional, dengan metode ceramah dan tanya&#13;
jawab, serta minim penggunaan bahan ajar pendukung yang menarik dan&#13;
sistematis, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi dan pemahaman&#13;
santri dalam praktik shalat.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan Kitab Mabadi’&#13;
Fiqhiyyah Juz Satu tentang shalat dalam bentuk modul pendamping, (2)&#13;
mengetahui tingkat kelayakan modul hasil pengembangan, dan (3)&#13;
menguji efektivitas modul dalam meningkatkan pengetahuan praktik&#13;
shalat santri Madrasah Diniyah Ibtida’iyah Marhalah Satu di Pondok&#13;
Pesantren Wali Songo Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode&#13;
Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan Borg&#13;
and Gall yang disederhanakan menjadi tujuh tahapan, yaitu: potensi dan&#13;
masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain,&#13;
uji coba produk, dan revisi produk. Subjek penelitian adalah santri&#13;
Madrasah Diniyah Ibtida’iyah Marhalah Satu, sedangkan objek penelitian&#13;
adalah kitab mabadi’ fiqhiyyah juz satu materi shalat. Teknik&#13;
pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan modul bahan&#13;
ajar pendamping kitab mabadi’ fiqhiyyah juz satu yang dikembangkan&#13;
dinyatakan layak digunakan berdasarkan hasil validasi ahli materi dan&#13;
ahli media dengan kriteria kelayakan tinggi. Selain itu, hasil uji coba&#13;
lapangan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan&#13;
dan keterampilan praktik shalat santri setelah menggunakan modul&#13;
tersebut.
</summary>
<dc:date>2026-03-02T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGARUH BUDAYA SENYUM, SALAM DAN  SAPA (3S) TERHADAP ETIKA, KEBAHAGIAAN DAN RELASI SOSIAL  PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI 05 KECAMATAN RASAU  JAYA</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8540" rel="alternate"/>
<author>
<name>Juharoh, Juharoh</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8540</id>
<updated>2026-04-27T04:44:18Z</updated>
<published>2026-02-24T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH BUDAYA SENYUM, SALAM DAN  SAPA (3S) TERHADAP ETIKA, KEBAHAGIAAN DAN RELASI SOSIAL  PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI 05 KECAMATAN RASAU  JAYA
Juharoh, Juharoh
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena degradasi etika dan karakter peserta &#13;
didik di sekolah dasar yang memerlukan strategi pembiasaan akhlak melalui &#13;
budaya Senyum, Salam, dan Sapa (3S).Tujuan penelitian ini adalah untuk &#13;
menganalisis pengaruh budaya 3S terhadap etika, kebahagiaan, dan relasi sosial &#13;
peserta didik di SDN 05 Kecamatan Rasau Jaya secara simultan. Penelitian ini &#13;
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasionalMetode &#13;
analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling- Partial Least &#13;
Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Populasi &#13;
penelitian adalah seluruh murid SDN 05 Rasau Jaya, dengan teknik pengambilan &#13;
sampel menggunakan purposive samplingHasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
budaya 3S berpengaruh positif dan signifikan terhadap etika peserta didik dengan &#13;
koefisien jalur sebesar 0,764 ($P=0,000$). Budaya 3S juga berpengaruh signifikan &#13;
terhadap kebahagiaan murid dengan koefisien sebesar 0,693 ($P=0,000$), serta &#13;
berpengaruh terhadap relasi sosial peserta didik sebesar 0,708 ($P=0,000$). Nilai &#13;
$R^2$ menunjukkan bahwa budaya 3S berkontribusi sebesar 58,4% terhadap &#13;
etika, 48% terhadap kebahagiaan, dan 50,1% terhadap relasi sosial.Kesimpulan &#13;
penelitian ini membuktikan bahwa penguatan budaya 3S di sekolah efektif dalam &#13;
membentuk karakter akhlakul karimah, meningkatkan kesejahteraan psikologis, &#13;
dan menciptakan keharmonisan sosial peserta didik. Peneliti menyarankan pihak &#13;
sekolah untuk mengoptimalkan keteladanan guru dalam praktik 3S sebagai bagian &#13;
dari integrasi nilai-nilai Islam di sekolah.
</summary>
<dc:date>2026-02-24T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Persepsi Guru PAI Terhadap Pemanfaatan Kecerdasan  Buatan Dan Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam  Tingkat SMP Dan SMA di Kota Pontianak</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8521" rel="alternate"/>
<author>
<name>Hamidah, Sri Rizki</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8521</id>
<updated>2026-04-27T04:44:19Z</updated>
<published>2026-01-30T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Persepsi Guru PAI Terhadap Pemanfaatan Kecerdasan  Buatan Dan Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam  Tingkat SMP Dan SMA di Kota Pontianak
Hamidah, Sri Rizki
SRI RIZKI HAMIDAH, NIM 22341019, menyusun tesis dengan &#13;
judul " Pengaruh Persepsi Guru PAI Terhadap Pemanfaatan &#13;
Kecerdasan &#13;
Buatan &#13;
dan &#13;
Efektivitas &#13;
Pembelajaran &#13;
Pendidikan Agama Islam Tingkat SMP Dan SMA di Kota &#13;
Pontianak." Program studi Magister Pendidikan Agama &#13;
Islam IAIN Pontianak, tahun 2025. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh persepsi &#13;
guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap pemanfaatan &#13;
kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan efektivitas &#13;
pembelajaran PAI di tingkat SMP dan SMA di Kota Pontianak. Studi &#13;
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural &#13;
Equation Modeling - Partial Least Square (SEM-PLS) untuk &#13;
menguji hubungan antar variabel. Data primer dikumpulkan melalui &#13;
angket dengan skala Likert dari responden guru PAI yang tergabung &#13;
dalam MGMP di Kota Pontianak. Analisis data dilakukan &#13;
menggunakan aplikasi SmartPLS untuk memastikan validitas dan &#13;
reliabilitas instrumen serta menguji model struktural. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru tentang &#13;
AI secara positif berpengaruh signifikan terhadap pemanfaatan AI &#13;
dalam pembelajaran. Namun, pengaruh persepsi terhadap efektivitas &#13;
pembelajaran tidak signifikan secara langsung, sementara &#13;
pemanfaatan AI terbukti memberikan pengaruh signifikan yang &#13;
positif terhadap efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam. &#13;
Uji heterogenitas mengindikasikan adanya variasi daya jelaskan &#13;
model pada segmen guru yang berbeda, sehingga menunjukkan &#13;
perlunya pendekatan yang disesuaikan berdasarkan karakteristik &#13;
kelompok guru. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya literasi &#13;
digital dan pelatihan berkelanjutan bagi guru PAI dalam mendukung &#13;
pemanfaatan AI secara optimal. &#13;
Temuan ini merefleksikan peran strategis pemanfaatan &#13;
perkembangan teknologi AI dalam meningkatkan kualitas dan &#13;
efektivitas pembelajaran PAI yang adaptif dengan karakteristik &#13;
peserta didik generasi digital. Penelitian ini juga memberikan &#13;
xiii &#13;
rekomendasi penguatan infrastruktur teknologi, peningkatan &#13;
kapasitas guru melalui pelatihan, serta pengembangan kurikulum &#13;
yang mengintegrasikan teknologi berbasis AI secara berkelanjutan &#13;
dan beretika. Secara teoretis, penelitian ini menambah khazanah &#13;
ilmu tentang adopsi teknologi di pendidikan agama serta &#13;
mengusulkan model empiris yang dapat dijadikan referensi bagi &#13;
penelitian dan inovasi pembelajaran selanjutnya.
</summary>
<dc:date>2026-01-30T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
